Text
TESIS:Peranan Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Motivasi Kerja Guru di MTs Pesantren Sultan Hasnuddin Pattunggalengang Kec. Bajeng Kab. Gowa
Tesis ini mengkaji Pelaksanaan Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam
Meningkatkan Motivasi Kerja di MTs PP.Sultan Hasanuddin. Permasalahan yang
dibahas dalam tesis ini meliputi motivasi kerja guru di MTs PP. Sultan Hasanuddin,
penerapan gaya kepemimpinan kepala madrasah, upaya yang dilakukan oleh kepala
madrasah dalam meningkatkan motivasi kerja guru dan faktor-faktor pendukung dan
penghambat dalam pelaksanaan kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan
motivasi kerja guru.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan
melakukan pengumpulan data di lapangan dengan menggunakan teknik observasi,
dokumentasi dan wawancara. Sumber data yang diperoleh yaitu Direktur Pondok
Pesantren, Kepala Madrasah, Wakil Kepala Madrasah, Guru, Kepala Tata Usaha dan
peserta didik serta dokumentasi dan profil madrasah. Data yang dikumpulkan
kemudian diolah melalui tiga tahap yakni reduksi data, display data, dan verifikasi
data, lalu ditarik kesimpulan dan dianalisis secara kualitatif. Untuk mengkaji
permasalahan dalam tesis ini, digunakan pendekatan interdisipliner, yaitu pendekatan
teologis-normatif, pendekatan paedagogis, pendekatan psikologis, dan pendekatan
sosiologis.
Setelah mengadakan analisis terhadap data yang diperoleh, hasilnya
menunjukkan bahwa motivasi kerja guru di MTs PP. Sultan Hasanuddin dapat
tergambar pada kedisiplinan dalam bekerja, dan perencanaan pembelajaran,
pelaksanaan pembelajaran, penilaian pembelajaran didasarkan etos kerja serta pada
pengabdian dan adanya tujuan dan harapan yaitu untuk mendapatkan SK honor sebagai
persyaratan pendaftaran CPNS, tuntutan beban mengajar 24 jam untuk sertifikasi,
pemenuhan kebutuhan hidup. Kemudian dalam pelaksanaan kepemimpinan kepala
madrasah menerapkan gaya kepemimpinan yang bervariasi tergantung pada situasi danxiv
kematangan guru. Adapun upaya yang dilakukan kepala madrasah dalam meningkatkan
motivasi kerja guru adalah meningkatkan disiplin kerja guru dengan menjadi teladan
bagi guru, peningkatan mutu dan kualitas guru melalui pelatihan, seminar, dan
pendidikan, pemberian penghargaan, serta pemberian kesejahteraan. Setelah
melakukan upaya untuk meningkatkan motivasi kerja guru maka motivasi kerja guru
dapat meningkat secara signifikan. Hal itu dapat terlihat 99% guru tidak lagi
terlambat. Walaupun dalam pelaksanaan kepemimpinan kepala madrasah dipengaruhi
oleh faktor pendukung dan penghambat, tetapi semua itu dapat ditanggulangi demi
kelancaran proses pembelajaran.
Implikasi dari penelitian ini adalah: 1) Motivasi kerja guru harus tetap
mendapat perhatian dari kepala madrasah dengan tetap menghargai kerja guru melalui
pemberian kesejahteraan hidup, memberi semangat dalam bekerja melalui
penghargaan, peningkatan kualitas dan tetap menjaga kerja sama dan hubungan yang
harmonis, 2) Kepala madrasah dan guru dalam menjalankan tugas dan tanggung
jawabnya harus memiliki kompetensi dan keterampilan serta jiwa keikhlasan, agar
selalu mengembangkan potensi dirinya melalui jalur pendidikan dan pelatihan 3).
Dalam pelaksanaan kepemimpinan kepala madrasah agar tetap memperhatikan
kematangan dan kebutuhan guru dan supaya menciptakan lingkungan kerja yang
menyenangkan sehingga guru merasa puas dan senang dalam menjalankan
pembelajaran
Tidak tersedia versi lain