Text
TESIS:Konsepsi Etika Komunikasi Menurut Al-Qur’an (Suatu Kajian Tafsir Tematik)
)
Tesis ini membahas tentang konsepsi etika komunikasi menurut Al-Qur’an.
Permasalahan Pokok yang muncul dari judul adalah ‛Bagaimana konsepsi etika
berkomunikasi menurut Al-Qur’an?‛ Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan
konsepsi Al-Qur’an tentang etika komunikasi yang dijabarkan kepada tiga sub
masalah sebagai berikut: (1) Merumuskan karakteristik etika komunikasi menurut
Al-Qur’an; (2) Menjelaskan pririnsip-prinsip etika komunikasi dalam Al-Qur’an; (3)
Mendeskripsikan uslub-uslub etika berkomunikasi dalam Al-Qur’an.
Penelitian ini menggunakan metode tafsir tematik (maud}u’i), yaitu dengan
cara menghimpun seluruh ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan etika
komunikasi dan seluruh kata jadiannya, kemudian dianalisis dengan ayat-ayat
sebelum dan sesudahnya, diperhatikan pula penafsiran langsung dari ayat Al-Qur’an
dan hadis Nabi saw. Dalam melakukan pengkajian, pendekatan yang digunakan
adalah pendekatan sosio historis, filosofis, semantik dan empiris. Sedangkan untuk
mengungkap pemahaman dari data yang didapatkan maka metode analisis yang
digunakan adalah content analisis (analisis isi).
Berdasarkan hasil penelitian tentang ayat-ayat etika komunikasi maka
diperoleh pemahaman bahwa konsepsi etika komunikasi menurut Al-Qur’an adalah
hubungan timbal balik yang menyebabkan terjadinya ketergantungan sepihak atau
kedua belah pihak dengan cara yang bijaksana atau yang disebut dengan al-akhla>q
al-kari>mah (akhlak mulia). Etika komunikasi tersebut berdasarkan kepada
karakteristik kejujuran dalam berkomunikasi, adil dan tidak memihak, kewajaran
dan kepatutan, keakuratan informasi, bebas dan bertanggungjawab, melakukan kritik
konsturuktif, selanjutnya prinsip-prinsip sikap lemah lembut, perkataan yang
memuliakan, bersikap lunak (bijaksana), kata-kata yang baik (menyenangkan),
perkataan yang jujur, amanah dan tidak bohong serta efektif, dengan menggunakan
metode pendekatan al-h{ikmah al-mau’iz}ah al-h}asanah. Uslub-uslub etika komunikasi
mencakup etika komunikasi secara vertikal kepada Allah swt. dan etika komunikasi
horizontal kepada sesama manusia yang meliputi etika komunikasi kepada kedua
orang tua, guru, suami istri, anak yatim, fakir miskin, tetangga, sanak kerabat, orang
munafik dan non muslim, yang pada dasarnya bercorak targib wa al-tarhib dan
mauiz}ah al-hasanah.
Kehidupan manusia dalam era informasi dan globalisasi dewasa ini,
seyogiyanya etika komunikasi menurut Al-Qur’an harus dijadikan filter sebagai
acuan dan dasar untuk berkomunikasi, secara individu dan masyarakat baik terhadap
sesama muslim maupun terhadap non-muslim. Melihat perkembangan infomasi yang
semakin maju maka diharapkan kepada seluruh intelektual muslim agar dapat
mengkaji lebih jauh tentang keutamaan etika berkomunikasi menurut Al-Qur’an.
Tidak tersedia versi lain