Text
TESIS:Strategi Komunikasi Jama’ah Tablig dalam Pengembangan Dakwah (Studi Kasus Jama’ah Tablig Masjid Radda Kec. Baebunta Luwu Utara
Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui profil organisasi Jama’ah
Tablig di Masjid Al-Markas Desa Radda Kecamatan Baebunta Kabupaten Luwu
Utara; (2) untuk mengungkapkan dan menggali metode dakwah Jama’ah Tablig di
Masjid Al-Markas Desa Radda Kecamatan Baebunta Kab. Luwu Utara; (3) untuk
mengamati dan menganalisis faktor yang mendukung dan menghambat komunikasi
dakwah Jama’ah Tablig di Masjid Al-Markas Desa Radda Kecamatan Baebunta
Kabupaten Luwu Utara.
Jenis penelitian ini adalah kualitatif, pendekatan yang digunakan adalah
pendekatan teologis normatif, psikologi sosial dan pendekatan manajerial. Sumber
data yaitu data primer Jama’ah tablig sementara data sekunder yakni dokumen yang
berkaitan dengan Jama’ah tablig. Instrumen penelitian yaitu panduan observasi,
pedoman wawancara dan acuan dokumentasi. Teknik pengumpulan data melalui
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dengan langkah-lagkah
reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) profil organisasi Jama’ah Tablig di
Masjid Al-Markas Desa Radda Kecamatan Baebunta Kabupaten Luwu Utara
berkaitan Sejarah Masuknya dan Perkembangan Jama’ah Tablig Kabupaten Luwu
Utara sejak tahun 1989 yaitu di desa lara 1, Kecamatan Baebuntah. Bahkan Desa
Lara 1 merupakan daerah yang pertama dimasuki oleh jama’ah tablig di Kabupaten
Luwu. aktivitas komunikasi dakwah Jama’ah tablig yaitu dakwah Ilallah, ta’lim wa
ta’lum, zikir, dan khidmat serta Jaulah; (2) metode dakwah Jama’ah Tablig di
Masjid Al-Markas Desa Radda Kecamatan Baebunta Kabupaten Luwu Utara
meliputi pola penyebaran halaqah, khruruj fisabilillah dan intiqoli dilakukan di
Masjid kampung tetangga, luar daerah, serta maqomi diberikan bayan wabsi
(arahan-arahan untuk menghidupkan amalan), yang disebut amal maqomi. (3) faktor
yang mendukung dan menghambat komunikasi dakwah Jama’ah Tablig di Masjid
Al-Markas Desa Radda Kecamatan Baebunta Kabupaten Luwu Utara yaitu dampak
Internal Jama’ah Tablig yang banyak dirasakan oleh orang-orang yang ikut dalam
usaha tablig dan mampu membangun terciptanya kondisi yang kondusif di
kabupaten Luwu Utara tidak terlepas dari peran aktif pemerintah, peran pihak
keamanan, dan kehadiran jama’ah tablig yang banyak menyadarkan warga yang
salah jalan menjadi baik. Sedangkan faktor penghambat masih kurangnya
pengetahuan masyarakat mengenai program kerja jama’ah tablig sehingga banyak
masjid yang tidak menerimah atau menolak ked
atangan mereka.
Kepada para karkun hendaknya jangan bosan mengajak masyarakat yang
belum ambil bagian dalam dakwah, sehingga . Hal ini diharapkan dapat
membangkitkan semangat keagamaan para masyarakat sehingga mereka dapat
meningkatkan iman dan amal sholeh mereka dan Islam dapat jaya seperti zaman
Rasulullah saw dan para sahabatnya.
Tidak tersedia versi lain