Text
TESIS:Peranan Seksi Pembinaan Rohani Islam Bintaldam VII/Wirabuana dalam Membangun Mental Prajurit dan PNS di Makodam VII/Wirabuana
Tesis ini membahas tentang peranan Seksi Pembinaan Rohani Islam
Bintaldam VII/Wirabuana dalam membangun mental prajurit dan PNS di Makodam
VII/Wirabuana. Permasalahan pokok dalam penelitianini diarahkan kepada
bagaimana upaya Seksi Pembinaan Rohani Islam dalam membangun mental prajurit
dan PNS di Makodam VII/Wirabuana.
Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif. Pengumpulan data
dilakukan dengan instrumen observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sampel pada
penelitian kualitatif deskriptif dinamakan nara sumber, atau partisipan atau
informan. Pada penelitian ini, penentuan informan yang diwawancarai sebagai
sumber data ditentukan secara purposive, yaitu informan dipilih dengan
pertimbangan dan tujuan tertentu, yaitu mereka yang layak dimintai informasi yang
dibutuhkan. Pengolahan data menggunakan analisis induktif.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, bahwa pelaksanaan
pembinaan rohani Islam di Makodam VII/Wirabuana diwujudkan dalam bentuk
penyuluhan, bimbingan, perawatan, dan pelayanan. Metode yang digunakan dalam
pembinaan rohani Islam adalah ceramah, pengajian rutin Satuan dan di lingkungan
Asrama tempat para prajurit tinggal. Selanjutnya, ada faktor-faktor yang
mempengaruhi pelaksanaan pembinaan rohani Islam, yaitu faktor pendukung dan
penghambat yang berasal dari faktor internal dan eksternal. Untuk menghadapi
faktor-faktor penghambat tersebut, salah satu upaya yang dilakukan Sibin Rohis
adalah meningkatkan kcrjasama dengan pihak-pihak terkait guna menunjang kinerja
Sibin Rohis.
Kesimpulan dari penelitian diketahui bahwa hasil penelitian tersebut, ada
beberapa saran dan masukan yang peneliti sampaikan kepada Kasibin Rohis selaku
penanggungjawab dari pelaksanaan bimbingan rohani Islam. Dalam hal tenaga
rohaniwan, agar Kasibin Rohis selalu meningkatan kompetensi tenaga rohaniwan
atau pemateri yang dimiliki oleh Sibin Rohis, sehingga para rohaniwan semakin
kreatif dan inovatif dalam melaksanakan pembinaan rohani Islam di Makodam
VII/Wirabuana. Sibin Rohis seharusnya juga memperhatikan kritik, saran dan
masukan dari para prajurit dan PNS, karena kesemuanya itu dapat digunakan
sebagai bahan evaluasi bagi pelaksanaan pembinaan rohani Islam. Dengan demikianxvi
terjalin komunikasi yang baik antara Sibin Rohis dengan para prajurit dan PNS di di
Makodam VII/Wirabuana. Sibin Rohis harus senantiasa melaksanakan pendekatan
dengan para Dansat, menjelaskan betapa pentingnya kegiatan binroh di satuan.
Tidak tersedia versi lain