Art Original
TESIS: PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI PENERAPAN STRATEGI KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI KELAS XI IPA SMA NEGERI 09 MAKASSAR
Penelitian ini membahas tentang Peningkatan Motivasi Belajar Peserta Didik
melalui Penerapan Strategi Kooperatif Tipe Jigsaw pada Pembelajaran Pendidikan
Agama Islam di Kelas IX IPA SMA Negeri 09 Makassar, dengan tujuan untuk: 1)
meningkatkan motivasi belajar peserta didik, 2) mengimplementasikan strategi
kooperatif tipe Jigsaw pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam, 3) mengoptimalkan peningkatan motivasi belajar peserta didik melalui penerapan strategi
kooperatif tipe Jigsaw pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, yang berlokasi di SMA
Negeri 09 Makassar, dengan menggunakan pendekatan, yaitu pendekatan teologis
normatif, pedagogis, sosiologis, dan psikologis. Data yang digunakan yaitu data
primer dan sekunder. Instrumen penelitian yaitu pedoman observasi dan pedoman tes
motivasi. Teknik pengumpulan data melalui observasi, tes motivasi, dan
dokumentasi. Analisis data dengan langkah-langkah: reduksi data, penyajian data,
verifikasi data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi belajar peserta didik
dapat meningkat melalui penerapan strategi kooperatif tipe Jigsaw yang dilakukan
dalam penelitian tindakan kelas. Terbukti dari hasil observasi yang dilakukan
sebelum diadakan penelitian tindakan yakni motivasi belajar peserta didik sangatlah
minim dengan jumlah persentase hasil nilai tes motivasi sebesar 48,44%. Pada siklus
pertama, peneliti berkolaborasi dengan guru mata pelajaran yang kemudian
mendapatkan hasil yang cukup memadai yaitu ada peningkatan motivasi belajar
yang terjadi pada peserta didik dengan jumlah persentase hasil nilai tes motivasi
belajar peserta didik sebesar 57,04% namun belum mencapai target yang diinginkan,
sehingga diadakan refleksi terhadap pelaksanaan siklus pertama. Kemudian
merencanakan siklus kedua dengan melakukan pengamatan yang lebih spesifik lagi baik pengamatan yang dilakukan oleh guru maupun peneliti, sehingga menghasilkan
peningkatan motivasi yang cukup mengesankan yakni target yang diinginkan telah
tercapai dengan perolehan hasil tes motivasi dalam bentuk persen sebesar 71,48%.
Oleh karena itu, tindakan hanya dilakukan sampai pada siklus kedua.
Implikasi penelitian ini diharapkan bagi kepala sekolah dan guru agar selalu
memerhatikan motivasi belajar peserta didik. Diharapkan bagi kepala sekolah dan
guru dalam melaksanakan pembelajaran di kelas janganlah egois.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain