Art Original
TESIS: MA’ALIM AL-TANZIL KARYA AL-BAGAWI (Suatu Kajian Metodologi)
Tesis ini bertujuan; a) untuk mengetahui biografi al-Bagawi> dan latar
belakang penulisan kitabnya; b) untuk mengungkap karakter metodologi yang
digunakan dalam tafsir al-Bagawi>; c) untuk mengungkap kelebihan dan keterbatasan
dalam tafsir al-Bagawi>, sehingga ia layak dibaca oleh semua kalangan baik
masyarakat awam maupun pada tingkat akademik.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang difokuskan pada
penelitian pustaka (library research). Penelitian ini menggunakan pendekatan
multidisipliner yang membahas dan mengkaji objek dari beberapa disiplin ilmu atau
mengaitkannya dengan disiplin-disiplin ilmu yang berbeda, di antaranya pendekatan
ilmu tafsir, filosofis, dan historis. Dalam metode pengumpulan data, peneliti
menggunakan dua jenis data, yaitu primer dan sekunder. Data primer adalah kitab
tafsir Ma‘a>lim al-Tanzi>l itu sendiri, sedangkan data sekunder adalah data dari karyakarya yang memiliki kaitan serta mendukung penilitian ini. Data yang terkumpul
kemudian diolah dengan menggunakan metode komparasi dengan teknik analisis isi
(content analysis).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa latar belakang penulisan kitab Ma‘a>lim
al-Tanzi>l ini merupakan jawaban al-Bagawi> terhadap permintaan sahabat-sahabat
terdekat dan murid-muridnya untuk menulis kitab tafsir yang membahas tentang
petunjuk-petunjuk turunnya al-Qur’a>n dan tafsirnya. Sedangkan dari aspek
metodologinya, tafsir ini diklasifikasikan dalam tiga unsur: unsur pertama yaitu
pendekatan. Pendekatan tafsir ini adalah pendekatan tafsi>r bi al-ma‘su>r, unsur kedua
yaitu metode. Metode tafsir ini adalah metode tah}li>li dan unsur ketiga yaitu corak.
Corak tafsir ini adalah corak fiqh. Kelebihan tafsir ini disusun dengan bahasa yang
sederhana, singkat dan jelas dan keterbatasannya adalah al-Bagawi menyingkat dan
bahkan tidak menyebut sanad yang meriwayatkan penafsiran sahabat- sahabat Nabi
dan t}ab’i>n.
Implikasi penelitian ini adalah diperlukan kajian yang lebih mendalam terhadap
kitab-kitab tafsir klasik maupun kontemporer, terkhusus pada metodologi kitabkitab tafsir sehingga memberi kemudahan dalam memahami al-Qur’an dan mampu
melahirkan kitab-kitab tafsir yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat
kontemporer, dan perlunya penerapan metodologi yang jelas dan konsisten dari
seluruh penafsir, yang memungkinkan, sebuah kitab tafsir layak dibaca atau tidak.
Tidak tersedia versi lain