Art Original
TESIS: METODOLOGI KRITIK MATAN HADIS (Analisis Komparatif Pemikiran Salah al-Din al-Adlibi dan Muhammad Syuhudi Ismail)
Permasalahan pokok yang dibahas pada penelitian ini adalah bagaimana
metodologi kritik matan hadis yang diurai menjadi beberapa sub masalah sebagai
berikut: (1) bagaimana metode kritik matan hadis menurut pemikiran S{ala>h} al-Di>n
al-Idlibi> (2) bagaimana metode kritik matan hadis menurut Muhammad Syuhudi
Ismail (3) bagaimana persamaan dan perbedaan metode kritik matan menurut
pemikiran S{ala>h} al-Di>n al-Idlibi> dan Muhammad Syuhudi Ismail.
Jenis penelitian ini adalah penelitian pada data-data tertulis (penelitian
kualitatif) dengan studi kepustakaan menggunakan metode penelitian komparatif
(muqa>ran) pendekatan sosio-historis yang mengulas genetika pemikiran seseorang
bersumber pada sumber data primer dan sekunder. Sumber data primer dimaksud
berupa data-data hasil karya kedua tokoh, kemudian sumber sekunder berupa
sejumlah data pelengkap yang terkait dan relevan dengan penelitian ini. Kedua
sumber data ini, khususnya berupa data-data kepustakaan karya al-Idlibi> dan
Syuhudi diolah dan dianalisis dengan teknik analisis isi.
Permasalahan pokok penelitian yang difokuskan pada metodologi kritik
matan hadis al-Idlibi> dan Syuhudi> yang bersifat mandiri dengan kelebihan dan
kekurangan masing-masing digabungkan untuk kemudian direkonstruksi menjadi
rumusan kaidah kesahihan matan hadis, berupa kaidah mayor dan minor kesahihan
matan hasil kolaborasi metodologi kritik matan hadis al-Idlibi> dan Syuhudi.
Keberadaan titik temu atau kesamaan metodologi kritik matan hadis antara
al-Idlibi> dan Syuhudi menjadikan rumusan kaidah kesahihan matan hadis lebih
memadai. Hasil penelitian ini diharapkan memberi pengetahuan komprehensif
tentang metodologi kritik matan hadis menurut pemikiran al-Idlibi> dan Syuhudi,
sehingga penilaian kesahihan suatu hadis yang dicukupkan dengan melakukan kritik
pada jalur periwayatan saja dan sudah berlangsung sejak bertahun-tahun lamanya di
kalangan para kritikus hadis dapat dirumuskan kembali dalam sebuah format
komprehensif keseluruhan hadis. Dimulai dari kritik sanad dan diakhiri dengan kritik
matan.
Dengan demikian, penulis berharap adanya kolaborasi rumusan metodologi
kritik matan hadis al-Idlibi> dan Syuhudi menjadi opsi alternatif dalam mengisi
khazanah kritik hadis untuk menjaga kehujjahan hadis-hadis Nabi saw.
Tidak tersedia versi lain