Art Original
ANTISIPASI PELECEHAN SEKSUAL TERHADAP PEREMPUAN PERSPEKTIF HADIS NABI SAW
Judul tesis ini adalah Antisipasi Pelecehan Seksual Terhadap Perempuan
Perspektif Hadis Nabi saw. Dengan demikian, masalah pokok dalam penelitian ini
adalah bagaimana antisipasi pelecehan seksual perspektif hadis Nabi, dengan
beberapa sub masalah, di antaranya: pertama, bagaimana kualitas hadis Nabi tentang
antisipasi pelecehan seksual, bagaimana sebab terjadinya pelecehan seksual, dan
bagaimana antisipasi atau solusi Nabi atas masalah pelecehan seksual. Deskripsi
tersebut lahir dari fenomena yang sering terjadi pada masyarakat, khususnya yang
terkait dengan pelecehan seksual yang menimpa kaum perempuan. Asumsi dasar
yang mengilhami peneliti bahwa anitisipasi atau solusi hadis Nabi atas persoalan ini,
dapat mengurangi tindak pelecehan seksual terhadap perempuan. Oleh karena itu,
penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas hadis-hadis Nabi tentang
antisipasi pelecehan seksual, kemudian menjelaskan makna yang terkandung di
dalamnya dan menjadikan penelitian ini sebagai salah satu solusi atas masalah
tersebut.
Penelitian dalam tesis ini menggunakan metode maud}u>’i>/tematik. Adapun
sumber data bersifat penelitian kepustakaan (library research). Pengumpulan data
dengan metode takri>j al-h}adi>s\ yang diolah melalui kritik sanad dan matan.
Pendekatan yang digunakan bersifat multidisipliner karena mencakup pendekatan
filosofis, historis, psikologis dan sosiologis, sedangkan teknik interpretasinya
meliputi tekstual, intertekstual dan kontekstul.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hadis tentang antisipasi pelecehan
seksual terhadap perempuan berjumlah enam hadis. Setelah dilakukan penelitian
terhadap hadis tersebut, disimpulkan bahwa mayoritas hadis di atas berkualitas s}ah}i>h}
yaitu hadis tentang bahaya tabarruj, hadis tentang perintah perempuan menggunakan
kerudung, hadis tentang kriteria parfum lelaki dan wanita, dan hadis tentang
larangan perempuan bepergian tanpa mahram. Terdapat juga 1 riwayat yang dinilai
h}asan oleh para muhaddis\u>n yaitu hadis tentang perumpamaan perempuan yang
menggunakan parfum dan terdapat pula riwayat dari Abu> Da>ud yang dinilai d}a’i>f
dikarenakan dua orang periwayatnya bermasalah yaitu hadis tentang batasan aurat
wanita. Kandungan hadisnya dapat diklasifikasikan dalam dua bagian. Pertama;
hadis tentang sebab terjadinya pelecehan yang menekankan pada perumpamaan
perempuan menggunakan parfum bagaikan seorang pezina, bahaya tabarruj bagi
seorang wanita, dan larangan berdua-duan antara laki-laki dan perempuan. Kedua;
hadis tentang antisipasi atau solusi Nabi atas masalah pelecehan seksual, yang
mencakup batasan aurat seorang wanita, larangan perempuan bepergian tanpa.
didampingi mahram, perintah perempuan menggunakan kerudung dan kriteria
wewangian yang boleh bagi seorang wanita.
Antisipasi pelecehan seksual ini menjadi salah satu solusi bagi semuanya
khususnya perempuan, sekalipun telah terdapat hukum yang dibuat pemerintah bagi
para pelaku kejahatan ini. Untuk menghindarkan perempuan dari tindak pelecehan
ini, semua kalangan harus berperan aktif dan antisipasi yang ditawarkan peneliti ini
semoga dapat mengurangi tindak pelecehan yang banyak terjadi saat ini.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain